• Puisi
  • Kumpulan Puisi Dzaki Pong

    Seyogianya perlahan aku mulai tau bahwa kau mengajakku makan hanya untuk menunjukkan muka dan rambut barumu setiap setelah selesai rapat tentang imbauan aku selalu mengatakan “imbauan akan terlaksana jika diiringi iming-iming menu makan empat sehat lima sempurna” dan kau selalu menjawab “untuk menuju empat sehat lima sempurna imbauan takkan terlaksana jika tak diiringi pembalauan sekaligus […]

  • Puisi
  • Generasi Penerus Bangsa

    Bangkit pemuda Indonesia Kobarkan jiwa Pancasila didalam dada Pemuda lanjutkan perjuangan tiada henti dari pendahulu kita Kibarkan sang merah putih di penjuru nusantara Tunjukkan NKRI harga mati bangsa ini Dari Sabang hingga Merauke Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa kita Pemuda pemudi indonesia Tidak kah kalian lihat betapa sulitnya Pendahulu kita yang telah berjuang mempertahankan […]

  • Puisi
  • Tuntunku Kepadamu

    Karya Diksi Pradipta Aku menyadari Kuasamu Ya Allah Dengan kuasamu kau sanggup Mengambil semua karuniamu kepadaku Tiap waktu aku coba selalu mengingat Untuk tidak membuat sia-sia Segala kesempatan untukku Karena aku menyadari Suatu hari kau akan mengambilnya Meski aku coba selalu ingat Sering kali aku melupakannya Mungkin ini sebuah firasat bagiku Tanda nafasku yang terakhir […]

  • Puisi
  • Sepasang Purnacandra

    Manis Wajahmu Bolehkah sayang Si brengsek ini menetap pada lekuk manis wajahmu Menikmati garis lengkung yang tak lekang oleh waktu Goresan itu akan terus membentang walau nanti sukmamu telah berpulang Tak apa sayang, sejak mataku memandang aku tahu itu takkan pernah padam         Sepasang Purnacandra Purnacandra terbit sepanjang masa pada sepasang netra […]

  • Puisi
  • Rinduku

    Terkadang hati ini ingin bertemu denganmu Namun kenyataan hanya suatu ilusi belaka Aku ingin bertemu denganmu Namun kau kini meninggalkanku Karena kesalahan yang tidak ku mengerti Mungkin diriku masih ada dihatimu Mungkin dirimu ingin memelukku Melepas segala rasa rindu ini Namun kini tidak bisa Kau telah pergi melupakanku Andai aku tidak secepat badai Meninggalkanmu atas […]

  • Puisi
  • Maracandra

    Textures4Photoshop.com Mangsa Mengait tinggi “hati” ke langit malam Kau tatap bulan mati tak berbintang Ditemani sorot mata lampu jalanan Kau lihat kosong kegilaan Dengan serigala menggeram kelaparan Kan terurai harapan Tapi kau tersenyum Berbisik pelan Kemudian… Kau biarkan tubuhmu koyak dimakan kehidupan   ‘Tuk Rajaku dan Kaisar seberang Mimpi panjang ke masa depan Akankah menjadi […]

  • Puisi
  • Pasangan Emas

    Pasangan emas Dibawah bayang-bayang wajahmu Aku merasakan ketenangan yang luar biasa Di dekatmu aku lebih tenang Bersama mu seolah jalan lebih terang Aku merasakan diri ini semakin lenyap Di tengah keramaian yang ada di dunia Hingga kau datang padaku seolah matahari yang akan membawa ketenangan bagiku aku menemukan teman yang lama ku tunggu di masa […]

  • Puisi
  • Elegi yang Memudar

    Tuan Di Sana yang Bisu Diantara belokkan jalan Duka yang diwartakan sayu Papan nama menjelang fajar bermuka Bisu lihatnya, tak merasa Tuan yang di sana Menjelang kuning kemerahan Burung berelegi saling bersahutan Deru melunak lapuk Diantara pagar dan bata Tuan di sana Setelah belokkan jalan Langkah lurus sayung tak tentu Kalbu bertirakat tak jemu Tuan […]

  • Puisi
  • Juara-juara Lomba Cipta Puisi (Festival Bulan Bahasa dan Sastra)

    Berdikari Atas Intuisi Sekiranya jagat mampu memalingkan rotasi waktu Andaikata semesta sanggup mencekal jarak menuju lampau Dan jikalau buana tak mahir merekonstruksi takdir Segugus puan pasti memeram seonggok getir Serangkai nyonya berserah di bawah titik nadir   Berdesir napas mereka dalam terungku Berdegup jiwa diselimuti ragu Hidup senantiasa terbalut pekatnya gulita Buramnya aksara kian merabun […]

  • Puisi
  • Pengharapan Abadi_Puisi-puisi Reindra Aji Kurniawan

    Sumber: https://sahabatragam.com Pengharapan Kuulangi lagi lelap tidurku di pangkuanmu seperti dulu, tak lupa kau selipkan doa dan harapan disela rambutku Tangismu selalu jatuh dan penuh sedu untuk anak yang kau didik dengan tawadhu’ bebanmu terlalu berat namun setiap hari katamu makin fasih dan doamu makin jernih, tak sebanding dengan gigih hidup yang kulalui Sudahkah hilang pegalmu […]